Masa berganti masa tanpa terasa usia
menambah dengan segala kisah yang turut menghiasi perjalanan dalam mengarungi
sang masa. Begitu pun kreatifitas para personil camp19CREW
yang tetap bergelora meskipun sempat tidak meng-update beragam kesibukan yang
terjadi selama beberapa waktu. Dan setelah beberapa waktu vakum rubrik PIC
of D’MONTH kembali akan menghiasi website resmi camp19CREW ini dan untuk edisi
pertama di 2015 ini redaksi mendapuk seorang dara yang memberi judul kisahnya
dengan “Parodi Inspirasiku”.
Dara yang mengaku paling susah untuk berhenti apabila mulai menulis, dan memang gadis yang lahir di
Tarutung, 25 Maret 1997 silam ini paling suka menulis dan menjadi salahsatu dari daftar
cita-citanya selain artis, model dan wanita karier. Gadis yang pada 2015 ini
masih mengecap pendidikan terakhirnya di SMKN 7 Medan jurusan pemasaran mempunyai segudang hobi diantaranya
berakting, terkadang berimajinasi sedang bermain sinetron didepan kaca dan
gonta-ganti baju dan berlagak artis sinetron serta jepret foto dimana-mana karena menurutnya setiap momen
harus diabadikan. Gadis yang memiliki nama lengkap Patrecia Ria Hutagalung yang merupakan putri bungsu dari 4 (empat)
bersaudara belakangan ini mencoba menekuni hobby
menulisnya menjadi sebuah novel atau setidaknya dapat merampungkannya menjadi
sebuah kumpulan cerita pendek (cerpen). Lanjut dara yang pernah bersekolah di SD 064954 dan SMPN 15 Medan ini bertutur alasannya bergabung di
parodi adalah untuk mengasah kemampuan dan bakat aktingnya ditambah pengalaman dan teman-teman
baru di antara kegiatan ekskul yang ada di sekolahnya. Menurutnya apa yang coba
ditransformasikan oleh camp19CREW dalam pengajaran dan pengembangannya cukup
unik sehingga menjadi
daya tarik tersendiri baginya.
Kalau diingat kala pertama
menyaksikan perform dari para seniornya di camp19CREW saat mengikuti kegiatan
MOS hanya “Itu Sumpeh Gile kereeen abeeess’, ucap gadis yang punya style fashion
be yourself kenangnya yang
kemudian memutuskan bergabung di kegiatan drama parodi sekaligus mematrikan
dirinya di camp19CREW (September 2012). Dan menurutnya pilihannya tidaklah
salah karena menurut gadis penikmat warna hitam, coklat, ungn
dan biru ini parodi itu keren, kreatif dan up to date alias ngikutin zaman
banget. Echa, sapaan akrab gadis yang hobi bikin mini konser dalam kamar
tidurnya mengungkapkan bahwa di parodi dia bisa menjadi dirinya
seutuhnya, bebas mengekspresikan segala hal yang dimilikinya. Dan disamping itu
ada hasrat pada diri dara suka aliran music hiphop dan poprock ini menjadi
salahsatu personil yang mampu memberi andil pada kemajuan
camp19CREW nantinya (aamiin).
Kemudian Echa juga
menguraikan hal-hal yang mengesankan selama terlibat di camp19CREW cukup banyak
namun tetap ada yang tercatat lebih mengesankan diantaranya bisa mengenal
orang-orang hebat, Melihat-mengekspresikan
secara bebas dan sharing bakat-bakat serta kreatifitas para personil terutama
seniornya, bisa merasakan karakter cowok dan bisa memperkenalkan parodi
camp19CREW ke dalam lingkungan
gereja(nya) serta menulis scenario sendiri yang telah terejahwantahkan menjadi
sebuah hasil karya-nya yang mendapat apresiasi.
Namun dari semua hal-hal mengesankan tersebut adalah apa yang digaungkan oleh
camp19CREW adalah benar dan bukan isapan jempol belaka yang hanya menjadi
tameng imej semata yakni dirinya benar-benar diperlakukan sama
seperti personil lainnya walau pada kenyataannya dirinya berbeda keyakinan dengan
sebagian besar personil camp19CREW bahkan menjadi satu-satunya di level NEXT G,
justru para personil lainnya yang tergabung
justru men-support penuh “benar-benar camp19CREW menjadi rumah sekaligus
keluarga keduaku … friendship of brotherhood”.
Namun tak ada kisah
yang selalu menyenangkan, demikian pula selama bergabung pasti dinamika dalam
sebuah komunitas grup selalu ada beberapa diantaranya lebih sering ngaretnya
ketimbang ontime-nya dan selalu tidak mau sadar
apabila berbuat salah dan amalah menyalahkan satu sama lain terlebih lagi ada
juga personil yang sedikit tidak peduli pada sesame dan yang pasti apabila
kalah dalam perlombaan atau penampilan urung tampil papar gadis yang hobi nonton
film komedi, horror, animasi dan Bollywood.
Untuk parodiografi dari 2012 hingga
2015 tercatat 7 (tujuh) judul parodi yang telah diperankannya dan dari
judul-judul yang telah melibatkannya terdapat 2-3 kali penampilan, dan berikut judul
parodi yang telah diperankannya antara lain :
·
D’Maling
Insyaf sebagai Nona Tajir
·
Bukan
Romeo sebagai Romeo
·
EPB-Gerilya! sebagai Kolonel Belanda
·
Kungfu
Asalll! sebagai LingLing
·
Salah
Langkah sebagai Bang Ocit
·
Cermin
Kutukutuk sebagai Ibu Tiri
“Aku bersyukur
karena udah ngerasain banyak karakter yang
aku perankan, protagoni, antagonis,
figuran bahkan sampai
jadi laki-laki, namun syukurnya semua berhasil diperanin",
ucap dara yang tidak suka menunggu dan ditunggu
serta dibeda-bedakan.
“Teruslah berkarya dimuali dari masa muda
hingga memutih rambut dan mengeriput kulit. Tetaplah percaya dengan Tuhan dan
kemampuan diri sendiri, kembangkan talenta
dan pergunakan waktu sebaik mungkin” merupakan motto
dara yang selalu energik dalam
segala kondisi.
Kala ditanya mengenai harapannya
untuk camp19CREW, Echa menjawab maju terus, tetap memegang teguh prinsip FOB,
optimis, manfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin, tetap saling mengenal antara
senior junior, makin banyak job
dan personilnya namun tak berkurang qualitasnya .. amiin. Kemudian dara yang saat ini tinggal bersama keluarganya di Jl. Selamat No. 125C
kelurahan Harjosari Kec. Medan Amplas, Medan ini berpesan kita bisa jadi diri
sendiri tetapi tidak mengapa mengubah karakter untuk sesuatu yang kita sukai,
bukan untuk tidak mensyukuri tetapi untuk lebih mengerti merasakan rasa orang
lain itu perlu agar kita tetap empati. Disaat semua impian berhasil dan sukses
serta menghasilkan buah yang manis ..

0 komentar:
Posting Komentar