Lebih lanjut Dema sapaan akrabnya juga menuturkan dua sosok yang menurutnya juga asyik adalah Efriandi David hanya saja untuk sosok yang satu ini yang paling tidak bisa tahan adalah saat harus menerima 'MOB' atau semacam ejekan darinya, harus banyak-banyak istighfar ujarnya sambil senyum-senyum. Dan sosol satunya lagi adalah mas Ady (Adysyah) yang menurutnya adalah pelatih yang sangat bijkasana dan baik hati selain mampu mengikuti suasana para personil yang rata-rata usia ABG deng gejolak emosi yang belum stabil namun beliau mampu menjadi pengayom karena caranya memberikan nasehat tidak selalu menggurui sehingga kenyamanan setiap personil selalu terbangun lebih lanjut cewek yang punya sifat manja dan paling tidak suka diganggu saat serius. Intinya selama bergabung banyak hal positif dan menyenangkan yang ia dapat misalkan mendapatkan banyak teman dan kebersamaan sewaktu kumpul-kumpul yang tercipta dalam suasana harmonis selayaknya keluarga antara senior dan juniornya seperti saat berbuka puasa bareng menjadi saat yang tidak akan terlupakan, namun bukan berarti tanpa ada hal yang tidak mengenakan pula.
Untuk parodiografi Dema terbilang cukup lumayan jam terbangnya
namun belumlah sehebat para seniornya paparnya merendah, namun
totalitas yang ia tunjukan dalam setiap
performanya membuat level crew New G berhak disandangnya saat ini, dan
inilah parodiografi Dema Nurdilla sepanjang keikut sertaannya di
komunitas parodi camp19 : - Cindirela dan Sepatu Ikan (Bank SUMUT)
- Apa Adanya ... (Bank SUMUT)
- Laskar Melangit
- Bukan Romeo (diberbagai event)
Kemudian cewek manis penikmat
film bergenre romantis dan saat ini beralamat tinggal di jalan Karya Jaya Gg. Eka Budi II No.8A memiliki harapan agar kiranya
parodi komunitas camp19 semakin solid dan maju untuk lebih baik dan menjadi yang terbaik menutup pembicaraan.
0 komentar:
Posting Komentar