<div style='background-color: none transparent;'></div>

Home » » Adysyah & Camp19 2002

Adysyah & Camp19 2002

ARJUNA Lagi MENCARI CINTA 2002 
        
          Setelah kemelut yang terjadi diantara para personil semakin meruncing dan seakan tiada ujungnya, kala ego telah mengalahkan segalanya maka solusi terakhir dan paling pahit yang harus diambil adalah berpisah. Maka grup yang telah terbentuk sejak Mei 1996 (walau resmi pemakaian nama HartA Project 1997) harus bubar begitu pun dengan jalinan persahabatan tak ayal turut terkoyak. Namun silaturahmi tetap terjalin walau tak sedekat sebelumnya dan mulai terkotak-kotak, namun kehidupan harus terus berjalan dan kreatifitas harus terus membara dan menggelora di dalam jiwa. Setelah membubarkan kelompok yang selama 5 tahun dibangun, akhirnya pada awal bulan April 2002 Adysyah salah satu mantan pentolan HartA Project yang paling berpengaruh atas eksistensi kelompok parodi tersebut kembali memulai project solo. Jikalau ditahun 1998 beliau mampu melakukannya sendiri, dengan "Cindirela dan Sepatu Ikan", kenapa kini tidak? itulah asumsi yang menjadi dasar kreatifitas masih bisa berlanjut selain optimis pada generasi selanjutnya yang masih ingin tetap eksis didunia parodi. 
          Adapun skenario cerita yang akan diusung terinspirasi dari sebuah  lagu milik Dewa19 yang mengambil judul nama tokoh dunia pewayangan kebetulan settingan cerita juga mengambil latar belakang yang sama maka dibuatlah sebuah sekuel (lanjutan) dari parodi sebelumnya yakni Legend of Kirana (New Legend of Kirana 1999). Setelah naskah rampung sedianya para pengisi suara ditetapkan bahwa sebagian besar eks-HartA Project namun para eks anggota yang ada enggan untuk berkutat kembali di parodi, tak terkecuali para senior juga juniornya juga ogah ikut nimbrung pada proses produksi tersebut, dengan berbagai alasan tentunya. Deadline Mei harus selesai membuat Adysyah harus mencari talenta-talenta baru untuk mengisi suara karakter parodi kali ini. 

Dari kiri ke kanan kecuali seragam sekolah siswa/i SMKN 1 Medan : Mayanto, Herman (Tk. Kebersihan sekolah kebetulan ikut nimbrung), Aman Soleh, Sabrina, Afiz, May, Dian Kepek2, Betty, Tono dan David Frans.          
           Maka dengan mengusung wajah-wajah baru yang mengisi vocal karakter drama terbaru pun segera dirampungkan, mereka diantaranya Sumayudi (Yudi Ganjang), Dwi Hastuti (Tuti), Wiwiek Sunariawati (Wiwiek), Sri Prihatini (Tini), Denny, dan lainnya, mampu menjawab kepercayaan yang dipercayakan oleh Adysyah yang kali ini memproduksi sendiri parodi tersebut dan memberi judul "Arjuna Lagi Mencari Cinta". Optimalisasi yang coba digapai oleh tim ini setidaknya telah berhasil lepas dari bayang-bayang HartA Project.  Proses koreografi yang turut ditangani langsung oleh adysyah juga memberikan nilai plus pada penampilan kru yang memerankan karakter-karakter dalam cerita tersebut. Namun tetap ada sisi kekurangannya juga namun secara keseluruhan penampilan para siswa SMK sw PGRI-8 tersebut cukup memuaskan.
          Tak lupa pula aplaus dari audiens diantaranya para siswa siswi dari SMK sw YAPENA dan SMK Negeri 1 Medan yang turut menyaksikan penampilan dari siswa SMK sw PGRI-8 Medan (RED--Berubah dari SMK PGRI-4 Medan sebelumnya) serta saran dan kritik yang dilontarkan dari para eks anggota HartA Project yang turut hadir kala itu (Mayanto Prabudi & Abdul Afiz). Sebagai catatan siswa SMK Negeri 1 Medan yang hadir kala itu juga merupakan tim yang memainkan drama parodi musikal binaan Adysyah & Ardiansyah (Dian Kepek2) Cs yang mementaskan parodi Gita Cinta di Sekolah ver.2001 yang sebelumnya juga dipentaskan siswa/siswi SMU ERIA 2001 yang kala itu dibawah komando Mayanto, Abd. Mutholib kala masih membawa panji HartA Project. Dari parodi "Arjuna Lagi Mencari Cinta" ini lahir beberapa nama diantaranya Sumayudi (Yudi Ganjang), Angga, dan Efriandi David nama terakhir menjadi salah satu pentolan yang hingga kini tetap eksis kendati sering merantau hingga keluar negeri dan menjadi bagian dari tim inti camp19 CREW. Dari seluruh kata yang terangkai kata 'produksi' disini adalah merekam suara ke dalam pita kaset dan dilakukan diluar studio rekaman dengan media tape recorder.





Tampak para siswa SMK Negeri 1 Medan (seragam sekolah) bersenda gurau pasca pementasan parodi Arjuna Lagi Mencari Cinta di SMK sw PGRI-8 Medan.
Searah jarum jam (kecuali membelakangi) : Afiz, Mey, Ardiansyah, Betty, Tono, David Frans.
Mey, Budi Kacamata, Tono, Abd. Mutholib (Bedol), David Frans.
Share this article :

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Wah, masa-masa pasca bubar! Api Dalam sekam....

Posting Komentar

 
Copyright © 2011. camp19CREW . All Rights Reserved
camp19CREW | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by satusisi. Inspire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger